Tuesday, July 23, 2013

Merindu

Kalau saya tanya, "Apakah obat rindu itu?" Sebagian besar orang bilang, pertemuan. Iya, itu bentuk kongkretnya. Tapi kemudian saya bilang, "Obat rindu itu doa." sehingga saya sampaikan pada kekasih di seberang pulau itu. Lalu saya tanya lagi, kini pada diri saya sendiri, "Kenapa aku begitu yakin dengan pernyataan itu? Lalu, kalau aku merindukannya, ia juga merindukanmu?"

Friday, July 12, 2013

Bis

Seorang anak berlari menghampiri ibunya di warung persimpangan jalan kemudian bertanya, "Bu, warung kita pernah ditabrak bis, ya?" Sang ibu mengiyakan pertanyaan itu sambil meletakkan ceretnya. Si anak melanjutkan pembicaraannya sambil menggebu, "Wah, kalau warung kita ditabrak bis ancur, ya, Bu? Kebayang ngga tuh, Bu?" Sang ibu masih sibuk dengan aktivitasnya. Sebab malam kian larut, warung akan tutup maka sang ibu merapikan warungnya.

Sebuah bis melewati warung tersebut tanpa melecetinya sedikit pun. Sang anak masuk lagi ke dalam rumah.

Tuesday, July 9, 2013

Malam Ini

Malam ini saya ada di balik kaca berlapis butiran air hujan dengan paduan cahaya lampu jalan. Syahdu. Malam ini rasanya makin aneh semenjak saya sadar bahwa kamu harus pulang ke kampung halaman, sebuah pulau nun jauh di Kepulauan Riau. Hati-hati, ya. Begitu kata sang hati. Malam ini masih ada yang sulit terucap,  saya belum berani mengatakannya sebab saya begitu lemah. Malam ini saya lihat ada sejuta rasa yang mengasap menjadi asa di udara. Kamu tahu apa itu? Aku tidak. Malam ini masih seperti malam-malam biasanya. Tuhan, jika malam ini Kau izinkanku memberanikan diri ungkapkan rasa yang mengalir dalam sukma ini maka aku ingin ungkapkan. Meski hanya pada sebatang ranting tua yang tak lagi menyatu pada sang dahan.

2013